Blogger news

Hidup adl prjuangan. Brjuang butuh pngorbanan. Brkorban identik dg kesulitan. Kesulitan akan ringan jika dihadapi dg kesabaran.

Rabu, 16 Desember 2015

Kabar GEMBIRA!!! Guru Sertifikasi TIDAK WAJIB MENGULANG S1

Akhirnya.......
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menjawab mengenani Linierisasi Guru.

Kemdikbud resmi mengeluarkan pemberitahuan mengenai Linieritas Kualifikasi Akademik dalam Kepangkatan Guru. Hal ini menyikapi banyaknya pemberitaan yang sangat merugikan pihak guru terutama yang sudah mendapatkan Sertifikasi Guru (Tunjangan Profesi).

Ada beberapa point yang menjadi sorotan dalam Surat Edaran ini :
1. Kualifikasi akademik dan sertifikasi guru diatur berdasarkan ketentuan undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, peraturan pemerintah nomor 74 tahun 2008 tentang guru, dan pedoman pelaksaaan sertifikasi guru.

2. Ketentuan karir dan kepangkatan guru dan pengawas sekolah diatur dalam ketentuan PermenegPAN dan RB nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan Gungsional Guru dan Angka Kreditnya, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional pengawas dan Angka Kreditnya, peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 143 tahun 2014 tentang petunjuk teknis jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya..

3. Mengacu pada ketentuan angka 1 dan 2 diatas, perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a. Guru yang mengajar linier dengan sertifikat pendidiknya, tetapi sertifikat pendidiknya tidak linier dengan kualifikasi akademiknya, tidak dipersyaratkan untuk mengikuti pendidikan S1 Kedua yang linier dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya.

b. Bagi guru dalam jabatan yang diangkat sebelum berlakunya undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, dapat mengikuti sertifikasi pendidik tanpa mempertimbangkan kesesuaian/linieritas antara kualifikasi akadeik yang dimiliki dengan mata pelajaran/bidang tugas yang diampu, sepanjang guru yang bersangkutan mempunyai pengalaman mengampu bidang/mata pelajaran tersebut paling sedikit 5 (lima tahun)

c. Bagi guru yang diangkat sejak berlakunya undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang akan mengikuti sertifikasi pendidik, harus sesuai dengan kualifikasi akademik S-1 atau lebih dari S-1 yang dimilikinya.

d . Bagi guru yang bersertifikat pendidik yang diangkat sampai tahun 2015, dapat mengajukan kenaikan pangkat sesuai dengan pangkat tertinggi di dalam jenjang kepangkatan guru sepanjang mengajar sesuai dengan bidang/mata pelajaran pada sertifikat pendidiknya walaupun tidak linier dengan kualifikasi akademiknya. dengan kepemilikan sertifikat pendidik tersebut, guru dinyatakan sebagai guru profesional dan sah atau linier dengan mata pelajaan yang diampunya.

e. Bagi guru yang belum S.1/D.4 sampai dengan akhir tahun 2015, kenaikan pangkat dan jabatannya telah diatur dalam PermenagPAN dan RB nomor 16 tahun 2009 pasal 40 dan pasal 41.

4. Bagi pengawas sekolah yang bukan berasal dari jalur guru, sepanjang sudah memiliki sertifikat pendidikan dan melaksanakan tugas kepegawaian sesuai dengan sertifikat pendidikanya dapat mengajukan kenaikan pangkat sesusi dengan ketentuan PermenagPAN dan RB nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 143 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya.

Demikianlah kutipan dari Kemdikbud Dirjen GTK mengenai Linieritas Kualifikasi Akademik dalam Kepangkatan Guru.
Semoga bisa menjadi Pengobat Kegelisahan Bapak/Ibu Guru.
Sekian dan Terima Kasih.
Silahkan Shared untuk lebih bermanfaat.

Surat edaran Kemdikbud Dirjen GTK - Linierisasi Guru download versi pdf

Jumat, 11 Desember 2015

DAHSYATNYA BUNGA PINJAMAN

1. Kata Bank bunga pinjaman rendah, HANYA 9,5%.
Tapi tahukah/sadarkah anda bahwa 9,5% itu adalah bunga 1 tahun.
Maka jika anda meminjam selama 10 tahun itu berarti bunga yang harus anda bayar adalah 9,5% x 10 tahun = 95%.
95% dari total pinjaman anda. Jadi walau kita sudah membayar ansuran hutang selama 5 tahun, bunganya tidak akan berkurang, karena sudah dikalikan diawal sebesar pokok pinjaman.
Contoh, plafond 150jt, dibayar selama 10th. maka bunga yang harus dibayar : 150jt x 95% = 142jt.
WOW! minjam 150jt, bunganya 142jt! Mantapkan???
Trus ada yang bilang, ya wajarlah, kitakan minjamnya 10th!
Yang benar aja bro?? 10 tahun itu lunasnya, bukankah anda harus bayar ansuran tiap bulan mulai 1 bulan setelah anda pinjam? Berartikan tidak full 10 tahun kita pakai itu duit!!

2. Sistem ciut (saya gak tau istilahnya apa)
Beberapa bank yang saya amati, baik konvensional maupun syari'ah, sekarang memakai skema bunga/margin ciut, besar diawal ansuran, terus turun sampai akhir ansuran.
Jika ansuran perbulan anda 2.500.000 misalnya, maka ansuran pertama anda bisa jadi hanya 500.000 untuk bayar pokok, 2.000.000 untuk bayar bunga.
Dimana resikonya? Anda akan rugi jika mau menambah pinjaman sementara pinjaman pertama belum lunas.
ada kawan minjam 150jt, stlh 3 tahun berjalan ansuran, dia mau nambah pinjaman ke 200jt. harusnya kan dia dapat lebih dari 50jt stlh dipotong hutang lalu. tapi ternyata dia terima bersih kurang dari 50jt. Trus ansuran yang 3th apa artinya???

Wallahul Musta'an.

Selasa, 01 Desember 2015

Soal Ujian semester ganjil SMP dan MTS Lengkap dengan Kisi-kisi soal

Ujian akhir semester ganjil sebentar lagi akan tiba. oleh karena itu, tidak ada salahnya bapak/ibu guru
memperbanyak memberikan soal latihan untuk anak-anak didiknya. Begitu juga bagi siswa yang ingin latihan
mengerjakan soal silahkan download contoh-contoh soal berikut ini.

Soal dan kisi-kisi diupload dalam format word dan excell, jadi bapak/ibu guru bisa mengedit soal tersebut, menambah ataupun menguranginya sesuai kebutuhan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi bapak/ibu guru dan juga siswa-siswa sd yang ingin berlatih sendiri mengerjakan soalnya di rumah.

Untuk memudahkan pencarian soal dan kisi-kisi, maka halaman download soal dan kisi-kisi KTSP SMP/SLTP dan MTs , SMA/SLTA dan Madrasah Aliyah ini kami bagi 6 halaman, 1 halaman 1 kelas. Silahkan klik link berikut sesuai dengan kelas yang anda butuhkan.
  1. Kumpulan soal dan kisi-kisi Kelas VII SMP/MTs
  2. Kumpulan soal dan kisi-kisi Kelas VIII SMP/MTs
  3. Kumpulan soal dan kisi-kisi Kelas IX SMP/MTs
  4. Kumpulan soal dan kisi-kisi Kelas X SMA/MA
  5. Kumpulan soal dan kisi-kisi Kelas XI SMA/MA
  6. Kumpulan soal dan kisi-kisi Kelas XII SMA/MA 
Preview :

Rabu, 25 November 2015

Alat Bantu Pembelajaran K13 : Permainan Monte Karlo

Monte Karlo Parti adalah kependekan untuk monopoli, kartu kuartet, Kurikulum 2013, dan papan penuh arti. Dyan Widya Agustina, guru kelas 4 SD Islam Bunga Bangsa Samarinda, Kalimantan Timur yang merancang alat pembelajaran ini, menggabungkan tiga jenis permainan sekaligus dalam alat yang dikembangkannya itu, yaitu monopoli, permainan kartu kuartet, dan papan checker. Monte Karlo Parti bukan sembarang permainan. Alat pendukung pembelajaran ini diciptakan untuk mendukung pembelajaran tematik terpadu yang diterapkan pada sekolahnya yang sudah menggunakan Kurikulum 2013.

Inovasi Dyan dalam menciptakan permainan ini diganjar penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai Juara 1 Lomba Kreativitas Guru SD Tingkat Nasional tahun 2015. Ia mendapat kehormatan diundang ke Jakarta bersilaturahim dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2015, ia bersama peraih penghargaan guru dan tenaga kependidikan berprestasi-berdedikasi lainnya juga bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Selasa (24/11) di Istora Senayan, Jakarta.
 
Dyan menilai, tuntutan Kurikulum 2013 mengharuskan guru mengajar secara tematik terpadu. “Dengan alat bantu pembelajaran ini, guru terbantu sekali karena dengan permainan, anak tidak merasa seperti sedang belajar,” ungkap Dyan dalam presentasinya di hadapan para guru yang mengikuti “Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan 2015” di kawasan Istora Senayan, Jakarta, Senin (23/11). Acara ini digelar sebagai rangkaian peringatan HGN 2015.

yan mengutip penyataan seorang filsuf dunia, Confusius yang mengungkapkan pernyataan. “Tell me and I forget. Jika anak hanya diomongkan, maka ia akan lupa. Show me and I remember. Tunjukkan, maka ia akan ingat. Let me do it and I understand. Biarkan anak melakukannya, maka anak akan memahami,” tutur guru berjilbab itu.
 
Atas dasar itulah ia memahami bahwa dalam proses pembelajaran, seorang anak harus ikut bersama-sama ‘melakukan’ agar mengerti materi yang disampaikan. Dyan mengembangkan alat bantu pembelajaran ini untuk Tema 3, yaitu Peduli Terhadap Makhluk Hidup. Untuk membuat satu set permainan dalam satu tema yang terdiri atas tiga subtema membutuhkan biaya sekitar Rp 235.000. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah diperoleh, seperti karton, plastik laminating, wadah bekas, gunting.
 
“Anak-anak sengaja dilibatkan membantu membuat permainan ini. Saya menggambar sendiri tokoh-tokoh dalam permainan ini untuk mempertahankan orisitalitas ide dan anak-anak yang mewarnainya. Ukuran papan permainan monopoli dibuat lebih besar dari ukuran sebenarnya agar dapat memasukkan materi pembelajaran di dalamnya,” jelas Dyan.
 
Menurut guru kelahiran Samarinda, 10 Agustus 1976 ini, penggunaan Monte Carlo Parti sangat membantu guru dalam proses pembelajaran karena dapat digunakan di kelas yang memiliki jumlah siswa yang besar ataupun kecil. Dapat pula digunakan oleh kelompok siswa yang pendiam dan kelompok siswa yang banyak bicara.
 
sumber : kemdikbud

Senin, 23 November 2015

Kumpulan kisi-kisi dan soal ulangan semester ganjil SD/MI/SDIT Terlengkap

Ujian akhir semester ganjil sebentar lagi akan tiba. oleh karena itu, tidak ada salahnya bapak/ibu guru
memperbanyak memberikan soal latihan untuk anak-anak didiknya. Begitu juga bagi siswa yang ingin latihan
mengerjakan soal silahkan download contoh-contoh soal berikut ini.

Soal dan kisi-kisi diupload dalam format word dan excell, jadi bapak/ibu guru bisa mengedit soal tersebut, menambah ataupun menguranginya sesuai kebutuhan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi bapak/ibu guru dan juga siswa-siswa sd yang ingin berlatih sendiri mengerjakan soalnya di rumah.

Untuk memudahkan pencarian soal dan kisi-kisi, maka halaman download soal dan kisi-kisi KTSP SD ini kami bagi 6 halaman, 1 halaman 1 kelas. Silahkan klik link berikut sesuai dengan kelas yang anda butuhkan.

1. Kumpulan kisi-kisi dan soal ulangan KTSP SD Kelas I.

2. Kumpulan kisi-kisi dan soal ulangan KTSP SD Kelas II.

3. Kumpulan kisi-kisi dan soal ulangan KTSP SD Kelas III.

4. Kumpulan kisi-kisi dan soal ulangan KTSP SD Kelas IV.

5. Kumpulan kisi-kisi dan soal ulangan KTSP SD Kelas V.

6. Kumpulan kisi-kisi dan soal ulangan KTSP SD Kelas VI.

Minggu, 22 November 2015

Dilema EPUPNS, kepada siapa mengadu?

September 2015, bulan dimana semua PNS disibukkan dengan pendataan ulang pegawai negeri sipil, yang dikenal dengan istilah e-pupns. Pendataan yang dilakukan full online menjadi kewajiban masing-masing PNS untuk mengisi datanya sendiri. setelah berjalan seminggu lebih ada MASALAH UTAMA yang dihadapi adalah susah mengakses web e-pupns, baik untuk registrasi ataupun edit data. Ketika mau mencetak bukti registrasi/formulir sering tampil error 500.
Jumlah PNS se-Indonesia sekarang ini sekitar 4 juta orang. Jika 10% saja yang mengakses bersamaan berarti ada 400.000 user yang masuk ke server E-PUPNS. Apakah server E-PUPNS siap menampung lonjakan pengunjung tersebut? saya tidak tahu berapa kapasitas bandwith server e-pupns, kenyataan yang terjadi adalah banyak keluhan SUSAH MENGAKSES web e-pupns. Bahkan ada yang berharap, andai server epupns seperti servernya Facebook, tentu akan mudah melaksanakan pendataan epupns. Apalagi waktu yang disediakan hanya 1 bulan, sehingga semuanya berlomba untuk segera menyelesaikannya.
Belum lagi masalah kecepatan/speed jaringan internet di beberapa wilayah Indonesia, banyak yang lelet. Betul-betul apes deh nasibnya, udahlah server epupns susah diakses plus jaringan internet lelet. Yang lebih menyebalkan lagi, udah capek-capek entri data, pas mau nyimpan, GAGAL karna masalah jaringan.
Dilema lainnya adalah yang terjadi di sekolah, masih ada guru PNS yang belum melek IT, sehingga data mereka dikerjakan oleh operator sekolah. Bagi PNS yang mengerti dan tahu terimaksih, tentu ini menjadi penghasilan tambahan bagi operator sekolah. Tapi yang parahnya adalah mereka yang menganggap pendataan ini adalah kerja operator dan operator sudah digaji sekolah, sehingga jangankan memberi upah yang sesuai dengan kerja operator, ucapan terimakasih pun tak ada.
Inilah permasalahan utama pendataan full online, SERVER tak kuat menampung lonjakan pengunjung, jaringan lemot, dan penguasaan IT yang kurang. Pertanyaannya, sebelum BKN melaunching program epupns, sudahkah 3 hal diatas dikaji? Apakah sarana prasarana yang ada sudah siap mendukung terlaksanya program epupns?
sumber : dafit's blog

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls